Galeri Photo
  • Register

Istilah Mancing

Berikut beberapa istilah yang akan anda sering dengar ketika memasuki dunia Mancing, tidak ada salahnya anda mengetahui istilah-istilah ini:

Angler =Pemancing.

Big Game Fishing Tournament =Turnamen ikan-ikan besar, dilakukan di laut dalam dan biasanya ikan utama yang menjadi sasaran adalah jenis marlin atau layaran.

Billfish =Jenis ikan berparuh, termasuk marlin hitam, marlin biru, marlin loreng, ikan tondak, dan ikan layaran.

Black marlin = marlin hitam, setuhuk hitam, Makaira indica.

Blue Marlin =Makaira nigricans.

Drag =Rem pada ril penggulung.

Fish finder/ Depth sounder =Alat berbentuk monitor untuk mencari lokasi ikan. Depth sounder ini terdiri dari tranducer yang berfungsi sebagai sensor dan monitor yang berguna untuk menampilkan hasil gambar dasar laut.

Fishing Boat =Kapal mancing.

GPS =Ground Positioning System, peralatan elektronik untuk mencari atau menandai koordinat suatu tempat tertentu. Biasa dipakai pemancing untuk mencari tandes ikan atau lokasi yakannya.

Hook =Mata kail.

Hotspot =Tandes atau lokasi yang biasanya merupakan tempat berkumpulnya ikan, biasanya berbentuk karang menonjol di dasar laut.

Hook Up =Kail menancap di mulut ikan.

Kenur =Benang pancing, bisa berupa monofilamen (senar berserat tunggal) atau Braided (berserat banyak).

Konahead =Umpan tiruan menyerupai cumi-cumi, biasanya dipakai untuk memancing dengan cara menonda (trolling) untuk jenis ikan marlin atau layaran.

Leader = Kenur berkekuatan besar yang disambungkan ke kenur utama, gunanya agar lebih tahan terhadap gigi dan perlawanan ikan. Bahan yang dipakai bisa berbentuk kawat atau monofilamen.

Outrigger =Tiang penghela yang dipasang di sisi kapal, gunanya untuk merentangkan kenur agar tidak berimpitan.

Rapala =Sejenis merek umpan tiruan menyerupai ikan. Biasanya digunakan untuk umpan ikan tuna, tenggiri, atau kuwe. Memancing bisa dengan cara trolling, bisa juga dengan cara casting.

Reel =Ril, alat penggulung, bisa berbentuk spinning, spincast, baitcasting atau trolling.

Rigging =Rangkaian kail pada umpan.

Rod =Joran atau gagang pancing. Bahannya mulai dari yang tradisional seperti dari bambu sampai yang grafit.

Sailfish =ikan layaran.

Strike =Umpan disambar ikan.

Tackle =Peralatan mancing.

Tag =Label yang ditancapkan pada ikan berisi informasi nomor tag dan alamat lembaga resmi yang mengeluarkannya. Setiap nomor tag nantinya akan disertai informasi mengenai keterangan tentang spesies ikan, perkiraan panjang dan berat ikan, tanggal dan tempat ikan terpancing, nama dan alamat pemancing, serta nama kapal dan kaptennya. Informasi ini dikirim ke lembaga yang mengeluarkan tag tersebut. Program tag ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 1963. Organisasi yang khusus mengelola informasi labeling ikan berparuh adalah The Billfish Foundation.

Tag & Release =Label lalu Lepas, ikan yang tertangkap hanya diberi label, lalu dilepaskan kembali. Istilah ini biasanya digunakan pada jenis-jenis ikan berparuh (billfish), walaupun tidak tertutup kemungkinan penggunaannya pada jenis ikan lain. Hal ini dilakukan untuk melindungi jenis-jenis ikan tertentu terhadap kemusnahan.

Trolling =Memancing dengan cara menarik umpan sambil kapal berjalan (menonda). Untuk di laut, ikan yang biasa dipancing dengan cara ini adalah marlin, layaran, tuna, tenggiri, kuwe, tongkol, dan ikan-ikan permukaan lainnya.

Wireman =Orang yang memegang tali pandu, bertugas menarik ikan yang sudah naik ke permukaan dan mendekatkan ke pinggir kapal.

Sumber: Iwandi, http://fishing-maniak.blogspot.com

Manfaat Memancing

Banyak alasan yang menyebabkan para mancing mania rela harus duduk berjam – jam di Tempat Memancing menunggu umpan disambar ikan. Meski hasil tangkapan yang dihasilkan mungkin tak khan lebih banyak dari biaya yang dikeluarkan. Banyak mancing mania yang bahkan rela mengeluarkan beratus – ratus ribu bahkan jutaan rupiah hanya untuk membeli peralatan mancing yang kalau dibandingkan dengan hasil ikannya pastilah akan jauh sekali harganya. Yang namanya mancing mania adalah orang yang dengan cara yang extreme mau menggeluti hobby memancing dan mau menyediakan waktunya untuk berburu ikan dengan memancing. Apa alasan mereka menjadi mancing mania?

1. Mancing adalah hobby yang menyenangkan. Dengan memancing, orang dapat merasakan mendapatkan pengalaman menarik ikan dimana saat inilah saat paling mengesankan bagi para mancing mania. Saat ikan mulai menyambar dan dengan ketrampilan kita akhirnya kita bisa menariknya maka ada kepuasan tersendiri bagi para pemancing. Juga merupakan tempat ajang wisata & liburan bagi keluarga (Sekolah Pariwisata).

2. Mancing akan mendapatkan manfaat kesehatan. Mancing juga merupakan sarana olahraga, bagi mancing mania seperti anda olahraga memancing akan memberikan aktifitas fisik yang cukup berhasil, melempar joran, menarik reel, menarik ikan, dan aktifitas fisik lainnya sehingga anda mendapatkan kesehatan.

3. Mancing adalah obatnya stress, para mancing mania pastilah sudah tahu bahwa aktifitas mancing dapat menghilangkan kepenatan di pikiran, mengurangi perasaan bosan dari seminggu penuh anda beraktifitas di kantor, bahkan memancing dapat menumbuhkan kegembiraan sekaligus menghancurkan stress yang mungkin anda derita. Ayo..sekarang kita memancing..:)

4. Mancing melatih kesabaran. Mancing mania biasanya adalah orang yang sabar..lho kok bisa? Berbeda dengan orang sabar dalam hal temperamen, memancing memberikan efek sabar dalam sebuah usaha meraih sesuatu. Hal kecilnya yakni saat memancing, pasti akan dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, ber jam – jam anda harus menunggu umpan anda dimakan ikan, berkali – kali anda mencoba untuk menangkap ikan yang memakan umpan anda. Memancing bisa di terapkan pada anak sebagai sebuah Permainan Anak yag melatih kesabaran dan konsentrasi anak. Kadang anda berhasil, kadang anda gagal namun anda tidak menyerah dan tetap berkonsentrasi…ya..untuk memancing tetap harus konsentrasi melihat pelampung yang ditarik oleh ikan…lalu apa yang anda dapatkan? Kesabaran dan Konsentrasi kan.

sumber: kamissore.blogspot.com

Tips Memancing Ikan Patin

Tips dan Trik Memancing Ikan Patin :

Rangkaian pancing ikan patin bisa menggunakan pelampung atau tidak (glosor). Rangkaian pancing bisa terdiri 1 atau 2 mata kail ukuran kecil sampai sedang. Hal ini dikarenakan ikan pegasius tidak memiliki mulut yang terlalu besar. Gunakan kawat nikelin kecil dan lemas atau kenur pandu / lider, kili-kili dan timah pemberat ukuran kecil. Yang harus diingat, apabila anda lebih suka pada pelampung adalah jarak kail sampai pelampung harus sepanjang dalamnya sungai atau kolam agar umpan dapat menyentuh dasar.


Pertama-tama ikatan pancing ke nikelin / kenur pandu sepanjang 5-7 cm, kemudian nikelin atau kenur pandu tersebut (apabila ada dua, kedua-duanya) diikatkan ke kili-kili. Sebelumnya kili-kili itu diikatkan ke senar utama, jangan lupa masukkan timah pemberat di kenur utama. Pastikan timah pemberat yang digunakan adalah jenis yang bolong di tengah (timah melinjo) sehingga timah dapat bergerak leluasa di senar utama. Setelah timah dimasukkan, ikatkan senar utama ke kili-kili yang tersambung dengan mata kail. Setelah rangkaian pancing jadi, gunakan karet stopper di senar utama sebagai penjaga agar timah tidak berjalan terlalu jauh dari kili-kili. Jarak 5 cm biasanya sudah cukup memadai. Setelah umpan yang terpasang dilempar, pastikan senar berada di garis lurus antara pemancing dan umpan. Tidak perlu menarik senar sehingga tegang, justru biarkan agak kendor sehingga senar bisa terlihat terapung di atas air membentuk satu garis. Apakah ikan menyambar, maka pemancing akan melihat garis yang terbentuk dari senar di atas air tersebut berjalan.


Ikan patin tidak akan membawa umpan dalam satu kali sentakan, begitu senar bergerak beberapa saat cepat-cepat sentak joran anda. Telat menyentak akan mengakibatkan umpan dilepehkan oleh ikan dan terlepas.


Ikan patin akan terasa mengasyikan apabila dipancing dengan senar kecil. Untuk pemula disarankan senar berukuran 8-12 lbs, bagi yang menyukai teknik fight “tarik-ulur” disarankan menggunakan senar berukuran 2-6 lbs. 
Jangan lupa setelan drag yang disesuaikan dengan ukuran senar. Hentakan pertama tidak akan membuat ikan patin berukuran besar melawan dengan kuat, anda biasanya akan merasa berat, tetapi semakin ke pinggir maka ikan akan mulai “mengamuk”.

Hati-hati, sentakan mendadak dari patin terhadap senar kecil dapat memutuskan tali senar. Ketika ikan sudah dekat dan siap untuk diangkat, siapkan serokan untuk mengangkat ikan. Ingat jangan memegang tali apabila ingin mengangkat ikan untuk diserok. Apabila menggunakan kenur kecil, ikan patin yng hendak diserok biasanya akan melawan dengan keras dan kemungkinan besar putus.

sumber: http://anakkail.blogspot.com

 

Menu Utama